Copy
Perdagangan Robot
Acara

XRP Menuju $10? Teori Baru Mengaitkan UU CLARITY dengan Likuiditas XRPL Skala Bank

BYDFi Daily News2026/05/12 19:30Jelajahi 175

Sebuah teori pasar XRP baru beredar menjelang penandaan RUU CLARITY di Senat pada Kamis, 14 Mei 2026, pukul 10:30 AM ET. Anggota komunitas dan pengembang XRP, Vincent Van Code, berpendapat bahwa kejelasan regulasi dapat mengubah likuiditas XRP Ledger dari narasi spekulatif menjadi struktur pasar institusional. Argumen ini berpusat pada apakah perlindungan hukum (safe harbor) untuk aset digital akan memungkinkan bank besar dan jaringan pembayaran menggunakan pool likuiditas XRPL dalam skala produksi.

Dalam sebuah unggahan di X, Van Code menggambarkan penandaan yang akan datang sebagai pemicu potensial untuk kasus penggunaan institusional XRP. Ia membingkai undang-undang ini bukan sekadar tonggak kebijakan lain, melainkan lapisan hukum yang hilang bagi lembaga keuangan besar yang teregulasi untuk terlibat lebih langsung dengan infrastruktur penyelesaian on-chain.

Mengapa XRP Membutuhkan $10 Untuk Likuiditas XRPL Skala Bank

“Pasar aset digital telah menghabiskan satu dekade dalam fase beta. Kamis ini, 14 Mei 2026, penandaan RUU CLARITY di Senat menyediakan API hukum terakhir bagi G-SIBs (Bank Global) untuk memindahkan triliunan dolar dari akun Nostro statis ke XRPL. Dengan mengonversi lebih dari 40 miliar XRP Escrow Ripple menjadi Pool Likuiditas (LP) Native Protokol, kita sedang menyaksikan revaluasi struktural XRP dari token spekulatif menjadi Jaminan Berkecepatan Tinggi.”

Bacaan Terkait

Paus XRP Dituduh Memanipulasi Likuiditas dalam Pergerakan Pasar Besar

Inti dari teori ini adalah bahwa escrow XRP Ripple, yang lama dipandang peserta pasar sebagai sumber tekanan jual di masa depan, justru dapat menjadi cadangan likuiditas strategis jika dikerahkan ke pool automated market maker. Van Code menyebut ini sebagai “pembalikan mekanis”, dengan alasan bahwa XRP yang di-escrow dapat digunakan untuk menyemai pool dalam untuk koridor institusional daripada sekadar masuk ke pasokan beredar melalui penjualan.

Dalam skenarionya, RUU CLARITY akan memberikan perlindungan hukum yang diperlukan bagi bank untuk berinteraksi dengan likuiditas berbasis XRP Ledger. Ripple kemudian dapat menyetorkan antara 5 miliar hingga 10 miliar XRP dari escrow ke pool seperti RLUSD/XRP, EURCV/XRP, dan JPY/XRP. Unggahan tersebut berpendapat bahwa hal ini akan menciptakan basis likuiditas jembatan yang lebih dalam dan struktur pasar yang lebih kuat untuk transfer besar.

“Selama bertahun-tahun, Escrow Ripple adalah ‘bug’ Tekanan Jual. Di dunia pasca-CLARITY, ini menjadi Fitur Likuiditas. Pemicunya: RUU CLARITY disahkan -> Bank mendapatkan Perlindungan Hukum.”

Van Code menghubungkan teori ini dengan empat koridor institusional yang menurutnya sudah terbentuk di sekitar aliran penyelesaian yang kompatibel dengan XRPL. Ini mencakup RLUSD untuk aktivitas perbendaharaan dolar AS dan B2B, EURCV dari Societe Generale untuk penyelesaian institusional Eropa, koridor terkait JPY yang melibatkan SBI dan Kiraboshi, serta OUSG dari Ondo sebagai jaminan penghasil imbal hasil. Ia juga mengutip Mastercard dan Societe Generale sebagai contoh peserta yang sudah terhubung ke infrastruktur on-chain, dengan alasan bahwa bahan yang hilang adalah kedalaman likuiditas, bukan konektivitas.

Bacaan Terkait

Pakar Memprediksi Kapan Harga XRP Akan Reli ke $12

Bagian paling agresif dari teori ini adalah logika harga. Van Code berpendapat bahwa penyelesaian skala bank memerlukan pool yang cukup besar untuk memproses transfer besar tanpa slippage material. Dalam contohnya, memindahkan $100 juta dalam satu blok dengan slippage kurang dari 0,1% akan membutuhkan sekitar $20 miliar total nilai yang terkunci (TVL).

Asumsi tersebut mengarah pada skenario XRP $10 miliknya. Pada harga $1,47, ia berpendapat bahwa pool utama akan membutuhkan sekitar 18 miliar XRP, yang ia deskripsikan sebagai tidak praktis secara matematis karena batasan likuiditas. Sebaliknya, pada $10, basis likuiditas yang sama hanya membutuhkan sekitar 2,7 miliar XRP, tingkat yang ia anggap lebih berkelanjutan untuk penempatan institusional.

“Harga tidak mencapai $10 karena hype; harga mencapai $10 karena TVL harus diskalakan untuk menangani Volume Mastercard/Bank,” tulisnya.

Pada saat penulisan, XRP diperdagangkan di harga $1,46.

Disclaimer: Halaman ini mungkin mengandung informasi dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini BYDFi. Konten ini hanya untuk referensi umum dan bukan merupakan representasi, jaminan, saran keuangan, atau saran investasi apa pun. BYDFi tidak bertanggung jawab atas kesalahan, kelalaian, atau hasil apa pun yang timbul dari penggunaan informasi tersebut. Investasi aset virtual melibatkan risiko. Harap evaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara saksama berdasarkan situasi keuangan Anda. Untuk informasi lebih lanjut, silakan merujuk pada Syarat Penggunaan dan Pengungkapan Risiko kami.