Copy
Perdagangan Robot
Acara

Komite Pajak DPR AS Pertimbangkan RUU Kripto, Termasuk Keringanan untuk Transaksi Kecil

BYDFi Daily News2026/06/05 23:49Jelajahi 35

Sebanyak tujuh RUU pajak kripto sedang diedarkan menjelang dengar pendapat Komite Ways and Means DPR AS minggu depan. Setiap draf legislatif tersebut menangani aspek spesifik dari perlakuan pajak aset digital, termasuk melonggarkan tuntutan pajak untuk transaksi kecil serta keuntungan aset dari penambangan (mining) dan staking.

Komite yang mengawasi masalah pajak tersebut dijadwalkan membahas gagasan ini pada 9 Juni, dan teks legislatif menunjukkan bahwa panel ini menargetkan sejumlah area dengan RUU yang terfokus. Berbagai usulan tersebut mencakup penghapusan tuntutan pajak untuk transaksi kecil tertentu (atau "de minimis"), aktivitas stablecoin, dan biaya jaringan; mengatur perpajakan aset yang diperoleh melalui penambangan kripto; menyelaraskan aset digital dengan perlakuan pajak sekuritas yang ada; menerapkan aturan wash sale pada kripto; serta menghapus persyaratan penilaian dalam donasi aset digital untuk amal.

Mengurangi beban pajak penambangan dan staking merupakan komponen utama dari strategi kebijakan pajak industri, yang berfokus pada penghapusan pajak ganda di mana aset dikenakan pajak baik pada saat perolehan maupun pada saat penjualan. Salah satu draf RUU berupaya mengatasi masalah tersebut.

Cody Carbone, CEO Digital Chamber, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa ia menyambut baik dengar pendapat mendatang sebagai kesempatan untuk "menyempurnakan usulan ini dan menjaga upaya pajak bipartisan tetap berjalan." Ia menambahkan bahwa organisasinya akan bekerja sama dengan komite tersebut "untuk memperkuat draf dan memberikan kejelasan serta keadilan pajak yang layak bagi aset digital."

Meskipun Digital Asset Market Clarity Act telah menjadi fokus kebijakan utama industri kripto di AS, pelobi di Washington secara rutin menyatakan bahwa kebijakan pajak kripto adalah prioritas berikutnya. Telah ada sejumlah upaya sebelumnya untuk mengatasi kurangnya kejelasan mengenai apa yang seharusnya dianggap sebagai keuntungan yang dapat dikenakan pajak di ruang aset digital, termasuk sebuah inisiatif yang didorong oleh Senator Cynthia Lummis, seorang Republikan dari Wyoming yang memimpin subkomite aset digital di Komite Perbankan Senat.

Lummis telah berusaha dan gagal mendapatkan dukungan atas gagasan tersebut beberapa kali, termasuk upaya yang tidak berhasil tahun lalu untuk melampirkannya pada paket belanja One Big Beautiful Bill milik Partai Republik.

Kedatangan upaya pajak kripto bipartisan di DPR terjadi cukup terlambat dalam sesi kongres tahun ini, meskipun akan ada sejumlah RUU yang wajib disahkan tahun ini yang dapat dilampirkan dengan item-item tersebut.

Disclaimer: Halaman ini mungkin mengandung informasi dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini BYDFi. Konten ini hanya untuk referensi umum dan bukan merupakan representasi, jaminan, saran keuangan, atau saran investasi apa pun. BYDFi tidak bertanggung jawab atas kesalahan, kelalaian, atau hasil apa pun yang timbul dari penggunaan informasi tersebut. Investasi aset virtual melibatkan risiko. Harap evaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara saksama berdasarkan situasi keuangan Anda. Untuk informasi lebih lanjut, silakan merujuk pada Syarat Penggunaan dan Pengungkapan Risiko kami.