Copy
Perdagangan Robot
Acara

CEO Stellar: Clarity Act Akan Membantu, Namun Tokenisasi Tidak Bergantung Padanya

BYDFi Daily News2026/06/02 20:35Jelajahi 56

Perkembangan terbaru: CEO Stellar Development Foundation Denelle Dixon bergabung dalam acara Public Keys milik CoinDesk dan menyatakan bahwa pilihan DTCC terhadap Stellar memvalidasi infrastruktur yang dibangun selama bertahun-tahun untuk penggunaan institusional.

- Dixon mengatakan bahwa DTCC baru-baru ini memilih Stellar sebagai blockchain publik pertama yang terhubung ke platform penyelesaian sekuritas ter-tokenisasi yang akan segera diluncurkan.

- Menurut Dixon, Stellar melampaui $1 billion dalam aset dunia nyata ter-tokenisasi pada bulan December dan sejak itu tumbuh menjadi sekitar $3 billion dalam waktu sekitar five months.

- Dixon menggambarkan kemitraan ini sebagai "momen yang dituju oleh Stellar" setelah lebih dari satu dekade berfokus pada kepatuhan dan persyaratan institusional.

Apa artinya ini: Kemajuan regulasi membantu institusi beralih dari tahap eksperimen ke implementasi.

- Dixon mengatakan bahwa GENIUS Act memberikan kepercayaan kepada institusi keuangan bahwa pemerintah AS berniat mendukung industri ini melalui kerangka regulasi yang lebih jelas.

- Ia mencatat bahwa perusahaan seperti Franklin Templeton telah membangun produk ter-tokenisasi sebelum undang-undang terbaru, dengan mengutip reksa dana pasar uang perusahaan tersebut di Stellar.

- Meskipun ia mengatakan bahwa pengesahan Clarity Act akan menguntungkan industri, Dixon berpendapat bahwa adopsi tokenisasi tidak mungkin terhambat jika RUU tersebut mandek.

Tinjauan lebih dekat: Stellar memposisikan tumpukan teknologinya di sekitar kepatuhan, privasi, dan skalabilitas untuk institusi keuangan besar.

- Dixon mengatakan Stellar telah mempertahankan waktu aktif (uptime) sebesar 99.99.99% dan memproses miliaran transaksi setiap kuartal.

- Ia menekankan bahwa alat kepatuhan telah dibangun ke dalam arsitektur jaringan, mengurangi kebutuhan akan smart contract kustom untuk menerbitkan aset.

- Stellar juga sedang mengembangkan fitur privasi menggunakan model yang dapat digabungkan (composable), memungkinkan institusi menyesuaikan kontrol untuk aset dan kasus penggunaan tertentu.

Membaca di balik baris: Volume transaksi yang masif tetap menjadi ujian utama bagi infrastruktur keuangan berbasis blockchain.

- DTCC memproses transaksi sekuritas senilai $4.7 quadrillion tahun lalu, menyoroti skala yang sudah didukung oleh infrastruktur pasar tradisional.

- Dixon mengakui bahwa volume penyelesaian ter-tokenisasi akan meningkat secara bertahap alih-alih langsung mencapai skala puncak.

- Ia mengatakan bahwa menjaga keandalan dan menghindari gangguan jaringan adalah persyaratan kritis untuk adopsi institusional.

Pandangan lebih luas: Dixon memperkirakan aset ter-tokenisasi akan didistribusikan di beberapa blockchain publik alih-alih terkonsentrasi pada satu jaringan.

- Ia menolak gagasan bahwa satu blockchain akan mendominasi semua aktivitas tokenisasi institusional.

- Sebaliknya, Dixon mengatakan segelintir jaringan kemungkinan akan menangkap sebagian besar penerbitan aset dunia nyata berdasarkan kekuatan teknisnya.

- Ia berpendapat bahwa blockchain publik terbuka pada akhirnya akan mengungguli alternatif tertutup karena berkembang pesat melalui partisipasi pengembang global.

Disclaimer: Halaman ini mungkin mengandung informasi dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini BYDFi. Konten ini hanya untuk referensi umum dan bukan merupakan representasi, jaminan, saran keuangan, atau saran investasi apa pun. BYDFi tidak bertanggung jawab atas kesalahan, kelalaian, atau hasil apa pun yang timbul dari penggunaan informasi tersebut. Investasi aset virtual melibatkan risiko. Harap evaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara saksama berdasarkan situasi keuangan Anda. Untuk informasi lebih lanjut, silakan merujuk pada Syarat Penggunaan dan Pengungkapan Risiko kami.