Copy
Perdagangan Robot
Acara

IPO Ripple Bukan Mimpi Belaka: Pakar Industri Prediksi Kapan Investor XRP Dapat Menantikan Listing Publik

BYDFi Daily News2026/06/06 11:00Jelajahi 70

Kemungkinan listing publik Ripple kembali menjadi pembicaraan setelah CEO SBI Holdings, Yoshitaka Kitao, memberikan salah satu garis waktu jangka panjang paling jelas dari pemegang saham utama Ripple.

Yoshitaka Kitao, CEO dan Presiden SBI, salah satu konglomerat keuangan terbesar di Jepang, membuat pernyataan yang sejak itu mendapat respons positif dari komunitas XRP. Berbicara tentang niat investasi jangka panjangnya, Kitao menyatakan bersedia mengucurkan dana sebesar $626 juta di batas bawah dan $1,25 miliar di batas atas ke Ripple ketika perusahaan teknologi pembayaran tersebut go public.

CEO SBI Menyatakan Ripple Perlu Go Public

Pertanyaan apakah Ripple Labs akan pernah diperdagangkan di bursa publik telah mengikuti perusahaan ini selama bertahun-tahun, meskipun eksekutif Ripple secara konsisten meredam ekspektasi terkait IPO.

Bacaan Terkait

IPO Ripple Bukan Mimpi Belaka: Pakar Industri Prediksi Kapan Investor XRP Dapat Menantikan Listing Publik

Saat berbicara di sebuah konferensi baru-baru ini di Tokyo, Jepang, Kitao mengatakan bahwa ketika Ripple Labs go public, ia berencana untuk berinvestasi besar-besaran di perusahaan tersebut. Menurut pernyataannya, perusahaan bersedia menginvestasikan ¥100 miliar atau bahkan ¥200 miliar sekaligus untuk menyelesaikan semuanya secara penuh.

Menariknya, CEO SBI Holdings tersebut menambahkan bahwa ia percaya Ripple kemungkinan akan go public dalam sekitar 12 tahun, sambil juga menyatakan bahwa Ripple memang perlu go public. Garis waktu tersebut menempatkan kemungkinan listing di luar siklus saat ini, karena mengarah ke sekitar tahun 2038.

Komentar ini penting karena Kitao bukan pengamat jauh atau komentator XRP yang mencoba memprediksi katalis berikutnya untuk lonjakan harga XRP. SBI telah menjadi salah satu pendukung Ripple yang paling konsisten, dan hubungan mereka dengan perusahaan ini telah berlangsung sejak 2016.

SBI berinvestasi di Ripple Labs dan kemudian ikut mendirikan SBI Ripple Asia, sebuah perusahaan patungan yang berfokus pada penggunaan teknologi Ripple untuk layanan pembayaran lintas batas di Asia. SBI juga telah secara publik mengungkapkan bahwa mereka memegang sekitar 9% saham Ripple Labs, menjadikannya salah satu pemegang saham eksternal terbesar perusahaan.

Perusahaan Ini Selalu Menolak Pembicaraan IPO

Komentar mengenai IPO Ripple telah mengikuti perusahaan ini selama bertahun-tahun, terutama setelah pertarungan hukumnya dengan Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) secara resmi berakhir pada tahun 2025. Ripple juga telah berkembang sebagai perusahaan ke dalam layanan kustodian, infrastruktur stablecoin, tokenisasi aset dunia nyata, dan akuisisi.

Bacaan Terkait

Begini Cara XRP Melakukan Dorongan Besar Berikutnya Menuju Wall Street Bernilai Triliunan Dolar

Namun, eksekutif Ripple juga mencatat bahwa perusahaan tidak terburu-buru melakukan IPO. Sebagai contoh, CEO Ripple Brad Garlinghouse membantah pembicaraan tentang IPO tahun lalu, dengan mengatakan perusahaan tidak membutuhkan pendanaan eksternal.

Presiden Ripple Monica Long juga mengatakan pada Januari 2026 bahwa Ripple masih berencana untuk tetap menjadi perusahaan privat, menjelaskan bahwa neraca perusahaan memberikan ruang yang cukup untuk terus tumbuh tanpa menggalang dana dari pasar publik. Posisi ini juga sesuai dengan kekuatan pasar privat Ripple baru-baru ini, karena Ripple telah mengumpulkan $500 juta dengan valuasi sekitar $40 miliar pada akhir tahun 2025.

Disclaimer: Halaman ini mungkin mengandung informasi dari pihak ketiga dan tidak mencerminkan pandangan atau opini BYDFi. Konten ini hanya untuk referensi umum dan bukan merupakan representasi, jaminan, saran keuangan, atau saran investasi apa pun. BYDFi tidak bertanggung jawab atas kesalahan, kelalaian, atau hasil apa pun yang timbul dari penggunaan informasi tersebut. Investasi aset virtual melibatkan risiko. Harap evaluasi risiko produk dan toleransi risiko Anda secara saksama berdasarkan situasi keuangan Anda. Untuk informasi lebih lanjut, silakan merujuk pada Syarat Penggunaan dan Pengungkapan Risiko kami.