Bank investasi Goldman Sachs pada hari Kamis mengumumkan kerja sama dengan raksasa layanan dana Apex Group dan bursa aset digital Archax untuk melakukan tokenisasi properti. Penyedia infrastruktur Ownera dan manajer investasi properti LRC Group juga terlibat dalam peluncuran perdana dana properti berbasis blockchain ini. Tokenisasi aset dunia nyata (RWA) sedang menjadi tren di kalangan perusahaan kripto asli maupun pelaku keuangan tradisional, namun properti sejauh ini terbukti sulit dijadikan kelas aset, setidaknya dalam hal distribusi yang dapat diskalakan. Menurut siaran pers, dana ini menggabungkan penerbitan berbasis blockchain dengan struktur dana yang telah mapan, dan “dirancang untuk meningkatkan efisiensi operasional dan transparansi, sekaligus memungkinkan potensi transferabilitas di masa depan serta mempertahankan tata kelola dan pengawasan regulasi yang kuat.” Saham dana ini ditokenisasi menggunakan GS DAP, platform blockchain milik Goldman Sachs. LRC Group bertindak sebagai manajer, dan Archax berperan sebagai kustodian untuk sekuritas digital yang teregulasi serta mitra distribusi pertama. Ownera memfasilitasi konektivitas antara peserta dan saluran distribusi. Apex Group menyediakan layanan Manajer Dana Investasi Alternatif melalui Fundrock LIS, bersama dengan layanan administrasi dana dan kustodian untuk aset selain instrumen keuangan melalui Apex Fund Services Luxembourg. “Menerbitkan unit dana berbasis blockchain di GS DAP memungkinkan investasi dalam aset properti dengan presisi sambil membuka potensi transferabilitas yang lebih lancar di masa depan,” ujar Mathew McDermott, Kepala Global Aset Digital di Goldman Sachs.