Menurut laporan, jika Tesla dan SpaceX akhirnya bergabung, Elon Musk mungkin akan segera mengendalikan salah satu kepemilikan bitcoin korporat terbesar (BTC$74,727.05) di pasar publik. Saat ini sedang berlangsung diskusi internal mengenai penggabungan kedua perusahaan tersebut.
CNBC melaporkan pada hari Selasa bahwa Musk telah membahas dengan rekan-rekannya kemungkinan menggabungkan Tesla dan SpaceX, mengutip sumber yang mengetahui pembicaraan tersebut. Seorang karyawan Tesla saat ini mengatakan kepada CNBC bahwa banyak pekerja di perusahaan kendaraan listrik tersebut telah lama mengharapkan transaksi semacam itu terjadi, dan kemungkinan tersebut secara terbuka dibahas di internal perusahaan.
Seorang sumber lain yang dekat dengan perusahaan menyatakan bahwa tumpang tindih bisnis yang semakin besar—khususnya di sekitar infrastruktur daya dan batasan komputasi yang terkait dengan kecerdasan buatan—telah meningkatkan kolaborasi antara kedua perusahaan.
Potensi merger ini juga akan menciptakan salah satu cadangan bitcoin korporat terbesar di dunia.
Berdasarkan pengungkapan publik dan data pelacakan cadangan blockchain, Tesla saat ini memegang 11.509 bitcoin, sementara SpaceX memiliki 18.712 bitcoin. Jika digabungkan, kedua perusahaan akan mengendalikan 30.221 bitcoin yang bernilai sekitar $3,3 miliar pada harga saat ini.
Total tersebut akan menjadikan perusahaan gabungan sebagai pemegang bitcoin korporat publik terbesar kelima di dunia.
Kepemilikan gabungan ini hanya akan berada di belakang Strategy (MSTR) milik Michael Saylor, firma investasi bitcoin Twenty One Capital (XXI), perusahaan ventura berfokus bitcoin milik Jack Mallers, serta perusahaan penambangan bitcoin Metaplanet dan Marathon Digital Holdings (MARA).
SpaceX juga diperkirakan akan mulai diperdagangkan di Nasdaq bulan depan setelah memperoleh valuasi pasar privat sekitar $1,25 triliun awal tahun ini menyusul merger dengan perusahaan kecerdasan buatan Musk, xAI.
Penggabungan antara Tesla dan SpaceX akan semakin memperkuat jaringan bisnis teknologi Musk yang saling terhubung dan terus berkembang, yang mencakup kendaraan listrik, dirgantara, kecerdasan buatan, pembayaran, dan infrastruktur komunikasi.
Baik Tesla maupun SpaceX belum secara publik mengonfirmasi rencana merger tersebut.
Tesla pertama kali mengungkapkan pembelian bitcoin pada tahun 2021 dan sempat menerima mata uang kripto tersebut untuk pembayaran kendaraan sebelum menangguhkan opsi tersebut karena kekhawatiran lingkungan terkait penambangan bitcoin. Musk tetap menjadi salah satu tokoh publik paling berpengaruh di pasar kripto, yang sering kali menggerakkan harga melalui komentarnya tentang bitcoin dan dogecoin (DOGE).