Menurut Financial Times, Cerebras Systems menetapkan harga IPO-nya sebesar $185 per saham pada Rabu malam, menargetkan penggalangan dana sebesar $5,5 miliar dan menilai pembuat chip AI tersebut senilai $40 miliar.
Financial Times menyebutkan bahwa perusahaan yang memproduksi chip khusus untuk beban kerja yang mendukung alat seperti Claude Code dan ChatGPT ini, baru delapan bulan lalu dinilai sebesar $8,1 miliar.
Peningkatan pesat ini menyoroti betapa cepatnya modal investor mengalir ke kecerdasan buatan, sebuah tren yang telah menjadi hambatan signifikan bagi aset digital seiring pergeseran perhatian menuju saham terkait AI.
Dalam beberapa bulan terakhir, demam ini telah menjadikan ekuitas AS sebagai tujuan mutlak bagi modal berisiko. Intel (INTC) naik 218% sejak awal tahun. Advanced Micro Devices (AMD) dan Micron Technologies (MU) telah lebih dari dua kali lipat. Indeks Semikonduktor Philadelphia naik 66% sementara indeks acuan S&P 500 hanya naik 8%.
Sementara itu, Bitcoin BTC$79,533.86 telah turun 9% dan tertahan di bawah $80.000, dengan pencarian Google untuk "buy bitcoin" berada di titik terendah 12 bulan, menurut pasar prediksi Kalshi. Indeks CoinDesk 20 (CD20) telah turun 19%.
Berita bearish untuk harga kripto bisa berlanjut selama berbulan-bulan lagi karena IPO SpaceX dan OpenAI sedang menunggu di sayap sebagai potensi pencatatan terbesar dalam sejarah pasar saham.
Financial Times menggambarkan Cerebras sebagai "uji coba awal terhadap selera Wall Street untuk pencatatan AI baru menjelang debut OpenAI dan SpaceX yang diantisipasi."
Masing-masing bertindak sebagai tarikan gravitasi bagi modal berisiko, yang dapat menarik uang lebih dalam ke kompleks ekuitas AI dan menjauh dari aset digital.