Rotasi modal ke kecerdasan buatan mungkin memainkan peran lebih besar dalam aksi jual Bitcoin terbaru daripada yang awalnya diasumsikan oleh sebagian besar pengamat pasar.
Michael Saylor, yang perusahaannya Strategy baru-baru ini menjual sebagian kepemilikan Bitcoin-nya, menolak kritik dan justru menunjuk pada aliran dana yang belum pernah terjadi sebelumnya ke infrastruktur AI sebagai faktor kunci di balik penurunan tersebut.
Bacaan Terkait
Bitmine Mencari Pendanaan $300M untuk Mempercepat Strategi Akumulasi Ethereum
Saylor Menolak Tuduhan
Penjualan Bitcoin oleh Strategy sempat menjadikan Saylor sebagai sasaran. Pembawa acara TV Jim Cramer bahkan mengatakan Saylor telah "membunuh Bitcoin," klaim yang langsung dibantah oleh Saylor.
Ia berpendapat bahwa pasar modal telah mendanai pembangunan AI dalam skala historis — sekitar $400 miliar selama enam bulan — dan tekanan pada Bitcoin merupakan rotasi modal, bukan tanda kerusakan struktural pada aset tersebut.
Ketua SBI Holdings Yoshitaka Kitao menyuarakan pandangan serupa, menunjuk pada IPO yang akan datang dari SpaceX, Anthropic, dan OpenAI sebagai daya tarik yang kemungkinan menarik uang keluar dari kripto.
Data Pekerjaan Memberikan Pukulan
Namun, pemicu langsungnya adalah laporan pekerjaan AS yang mengejutkan pasar. Biro Statistik Tenaga Kerja melaporkan bahwa penggajian non-pertanian naik menjadi 172.000 pada Mei 2026, lebih dari dua kali lipat estimasi Wall Street sebesar 85.000. Tingkat pengangguran tetap stabil di 4,3%.
Angka tersebut membuat investor panik. BNP Paribas mengatakan data tersebut membuka pintu bagi hingga tiga kenaikan suku bunga Federal Reserve, sebuah skenario yang secara historis membebani aset berisiko seperti Bitcoin. Dari $62.500, BTC turun tajam ke sekitar $59.000 setelah rilis tersebut.
Pada saat pelaporan, Bitcoin diperdagangkan di $59.990, turun 6% dalam 24 jam — harga terendahnya sejak Oktober 2024.
Arus Keluar ETF Menambah Tekanan
ETF Bitcoin spot kini telah mencatat 14 sesi berturut-turut dengan arus keluar, dengan aliran negatif kumulatif mendekati $5 miliar.
CEO Bitget Gracy Chen mengidentifikasi arus keluar tersebut sebagai faktor signifikan dalam penurunan pasar kripto yang lebih luas.
那個說過賣腎不賣幣的男人終於都賣幣了 現貨ETF連續13天淨流出,累計$43.7億,是歷史最長連續流出紀錄 BTC跌穿了月線EMA50支撐的$65K 我不是在看空。我只是覺得,該說的風險不能裝沒看見。… https://t.co/Sj0Y8zanys pic.twitter.com/2f0QxTKJYM — Gracy Chen @Bitget (@GracyBitget) June 4, 2026
那個說過賣腎不賣幣的男人終於都賣幣了 現貨ETF連續13天淨流出,累計$43.7億,是歷史最長連續流出紀錄 BTC跌穿了月線EMA50支撐的$65K
我不是在看空。我只是覺得,該說的風險不能裝沒看見。… https://t.co/Sj0Y8zanys pic.twitter.com/2f0QxTKJYM
— Gracy Chen @Bitget (@GracyBitget) June 4, 2026
Hanya pada hari Jumat saja, Bitcoin melihat total likuidasi sebesar $545 juta, menurut data CoinGlass. Posisi long menyumbang $444 juta dari angka tersebut, yang berarti gelombang penjualan otomatis menghantam pasar saat harga menembus level kunci, memperparah pergerakan turun.
Bacaan Terkait
RSI Bulanan XRP Turun ke Terendah Sepanjang Masa Saat Pasar Menunggu Konfirmasi
Apakah zona $59.000 akan bertahan sebagai dukungan masih harus dilihat. Kombinasi tekanan makro, penebusan ETF yang berkelanjutan, dan pergeseran aliran modal telah membuat pasar tegang.
Gambar unggulan dari Unsplash, grafik dari TradingView